Sup di kala pagi

 


Sebulan terakhir ini cuaca di Malang lagi dingin-dinginnya, ya dingin cuacanya, ya karena gede anginnya. Bawaannya gloomy terus, bikin yang enak-enak penuh rempah yuk biar hati ikutan hangat.

Oya, semenjak ikutan kelas Body Wisdom yang dipandu mbak Vidya Permadiputri, kuakui ada perubahan pola makan, khususnya sarapan di rumah. Sebelumnya kami sarapan smoothie, buah potong dan umbi-umbian. Setelah ikut kelas Body Wisdom dan mendapat pengetahuan baru dari sana, bahwa di pengobatan Cina Kuno, Ayurveda dan Thibbun Nabawi sebaiknya sarapan yang memiliki sifat hangat dengan keberadaan protein dan lemak baik, karena selain sesuai dengan suhu tubuh, makanan jenis ini lebih mudah dicerna tapi tahan lama sampai saat makan siang nanti. Dan kuakui memang terasa bedanya saat sarapan buah & karbo dibandingkan sup-supan dengan protein dan lemak. Sebulan terakhir ini merasa lebih penuh tapi ga cepat lapar, sehingga craving ke jajanan manis lumayan bisa ditekan. Tapi yang kayak gini Cuma aku dan anak-anak, sedangkan paksu tetap sarapan smoothie, soalnya doi juga nyeduh teh tawar tiap pagi.

Back to soup. Menu makan anak setelah ikut kelas Body Wisdom ada di highlight instagram, yang kali ini mau kubahas menu sup buatanku yang sayangnya anak-anak ga doyan hahahhaa. Mereka suka yang bertekstur dengan kuah bening yang ringan, sedangkan 5 jenis sup di bawah ini adalah sebagian sup mpasi alias diblender maknyak hihihi. Dan yang pasti, supnya penuh rempah, minimal pake merica hitam dan oregano. Sedangkan sup terakhir semacam chili con carne malah pake bumbu cajun yang pedes hangat.

Not gonna say that these soups are the best, but they are really delicious, indeed. Dan bagiku oke banget untuk variasi tekstur dan rasa, karena berkebalikan dengan anak-anak, aku suka sup yang magteg. Oya, meski namanya in english, but I assure you the ingredients are easily to find in supermarket. Mungkin yang agak susah si lentil dan chickpea yang tentu saja bisa diganti dengan kacang hijau, kacang tolo atau kedelai.

1.      Corn Soup



Menemukan resep sup ini di buku Salt Fat Acid Heat, buku yang sangat enlighting, by the way. Tulis Samin Nosrat, corn soup ini semudah-mudahnya sup dan dijamin enak karena rasanya yang manis gurih dan bisa ditambah sedikit acid untuk kejutan yang nonjok. I couldnt agree more, so simple so versatile. Bahan dan teknik masaknya ga aneh-aneh, paling syaratnya cuma memasak bonggol jagung sebagai kaldunya.

 




2.      Potato Broccoli Cream Soup

Tahu resep ini saat scrolling story dan tertambat ke foto sup kuning punya teh @dinar.nurna, langsung ke akun mba Icha  apa ya namanya, si empunya resep. Pas kebetulan bahannya ada semua, cuss deh bikin.

1 kentang, kupas, potong dadu

1 wortel, kupasm, potong dadu

1 bonggol kecil brokoli, blansir

1 genggam kacang arab/chickpea, rendam beberapa jam sampai ngembang

2 sdm kacang mete yang sudah direndam min 2 jam

500 ml air

½ bawang bombay

1 bawang putih

2 sdm nutritional yeast

½ sdt kunyit bubuk

Garam dan lada secukupnya

Oregano

 

Cara membuat:

Tumis bombay sampai wangi, masukin bawang putih, kentang dan wortel, kasi air secukupnya sampai terendam, tutup, biarin sampai kentang empuk. Kalo udah empuk, tunggu hangat, masukin tabung blender, kasi kacang mete, nutritional yeast, kunyit, garam, merica, oregano. Blend sampai alus, masukin lagi ke panci, tambahin brokoli, panasin sampai mau mendidih, tes cicip, matikan.

Chickpeanya boleh dimasukin bareng brokoli, atau kalau aku bikin crunchy chickpea biar ada kontras tekstur. Kacang arab yang udah direndam, ditiriskan, kasi minyak dikit, garam dan merica, panggang di oven 160C selama 30an menit sampai garing renyah. Bisa ditambah oregano dan cabe bubuk juga kalo mau.

Maemnya: si bubur mpasi diwadahin di mangkuk, kasi kacang arab garing dan taburan cabe kering atau boncabe. Mamamnya boleh banget pake roti sawerdoh. Enaaaaaa---

 

3.      Tomato Carrot Soup


Percaya ga, kalo bahan yang gampil banget ditemui di tukang sayur, bisa dimasak dan terlihat fancy ala bule? Cobain deh sup mpasi tomat wortel ini. Cuma bawang putih 1 siung dan ½ bombay yang ditumis, masukin 500 gr tomat yang udah dipotong-potong dan 200 gr wortel yang dipotong, kasi air secukupnya sampe terendam, taburi garam merica, tutup sampai empuk. Angkat, tunggu dingin, terus diblender deh. Boleh disaring atau langsung aja tanpa saring. Taburi kwaci panggang buat kontras tekstur, dan emang enaaaaak banget kalo buat celupan sawerdoh. Kalo ga ada sawerdoh, bisa dimam gitu aja, atau pake roti tawar biasa yang dipanggang bentar.

 



4.      Lentil Soup

Menemukan resep ini di akun instagram @thefoodbabe, kok ya pas kebetulan baru beli lentil di lailai. Zuzur, udah lama ngidam pengen ngerasain lentil tuh kayak apa sihh, tapi tiap mau ambil selalu dibalikin lagi, persis kayak adegan ambil blueberry. I need 2-3-4-5 think before buying imported ingredients, bukannya sok nasionalis, tapi selama masih ada bahan lokal yang taste – nutrition wise ga beda jauh, ngapain beli yang impor kan? And after months and months, akhirnya beli juga si lentil cokelat 250 gr, lentil hijau 250 gr. Hamdalah lagi, harganya ga mihil-mihil amat. Yang belum kecentang tinggal quinoa sama freekeh nih (yang diidamkan dan ada di lailai).

Back to recipe, tell you not, this recipe is easy peasy. Kayak bikin saus bolognese gitu, bombay dan baput ditumis, masukin tomat segar dan air (or broth), kasi rempah kering seperti oregano, thyme, merica hitam dan garam. Lentilnya sendiri bisa di precooked atau mentah cemplungin (jangan lupa rendam dulu 1 jam). Karena lentil ini kecil dan pipih, jadi cukup cepat matenginnya.

Sajikan dengan irisan apukat dan gogrokan tortilla. Nyam nyammmm.


5.      Chili con Carne

I always have a thing for mexican food. The spicy nonjoque flavour itu mirip banget kayak masakan Indonesia, iya ga. So ga ada kacang merah/kacang hitam, bisa banget diganti pake kacang tolo kan?

Mirip juga kayak bikin bolognese, western food tuh bumbu dasarnya Cuma bawang bombay sama bawang putih, udah itu aja yang digongso sampe wangi. Terus masukin 500 gr tomat yang udah dipotong-potong, boleh kasi paprika ½ buah yang dicincang, kasi air atau kaldu, masukin 200 gr kacang tolo yang udah matang, masukin garam merica, dan ini kutambah bumbu cajun koret-koret. Tunggu sampe merasuk dan agak asat, sambil si kacang tolonya sesekali dipenyet-penyet. Mamamnya mestinya pake apukat, nacho, tacho, tortilla endesbrai endeswai, tapi dinikmati gini aja udah enak. APALAGI DITABUR GOGROKAN KUKIS SAMA ANAK KICIK YASUDLAH.


6.      Lodeh

Siapapun yang bilang kalo mamam sawerdoh mesti pake topping kebarat-baratan macam cream cheese, salmon, atau Cuma pake sweet spread; leave them! Karena pasti mereka ga pernah ngerasain nabrakin sawerdoh dengan lodeh!

Mas Dom adalah orang yang ngajarin untuk melokalkan apa-apa yang asing, karena bukankah itu syarat untuk diterima? Kalo sesuatu plek ketiplek harus wajib kudu persis kayak aslinya, ya artinya sesuatu tersebut udah gagal dan ga akan bisa bertahan. So, yeah, welcome sourdough dicelup lodeh, soto sampai rawon. Sourdough dioles sambal, bumbu pecel sampai balado. Semua sah!

Resep lodeh ga perlu disyer ya, pasti lebih jago lah daripada eke. Ini Cuma dikasi tempe semangit sebagai micin alaminya dan koret-koret bahan di kulkas yang udah bluwek, lodeh is the ultimate koretan ingredients soup!!

 

7.      Timeless clear soup: sop sayur

Tanpa daging (if you notice, all the soup recipes are vegetarian friendly kecuali si tom yum) aku jarang banget nyetok kaldu and No, I dont consume bone broth on daily basis (pernah, tapi jaraaaang sekali karena satu dan lain hal, and also the reason why i somewhat disagree with GAPS diet, but lets talk about it laterrrr).

Sop sayur ini menu yang paling sering dimasak di rumah, seminggu bisa 2-3 kali, karena anak-anak ga pernah bosen. Kadang kutambah ayam atau daging, tapi seringnya ya Cuma sayuran gini aja. Yang bikin sedep selain si duo bawang hanyalah garam laut (aku pake kusamba dari Nima Bali), pala dan merica. Jangan lupa seledri juga. Isinya Cuma kentang, wortel, gubis dan ucet. Setelah matang, jangan langsung dimakan. Diemin dulu at least 1 jam sampai hangat, dan biar bumbunya merasuk. Nyem!

 

Tom Yum Goong

Tyada sup semudah Tom Yum, karena pake bumbu instan hahahhaa. Paling suka kalo isiannya jamur, tahu, udang. tiga trio ini cocok bangettttt, pernah juga pake kerang tapi pilih kerang batik atau kerang yang agak gede sekalian, pokoknya yang rasanya ringan, jangan kayak kerang dara yang rasanya kuat banget, bikin bumbu tom yumnya kalah. 

waktu masak air dan nyemplungin bumbu, kasi sera geprek dan daun jeruk yang disobek-sobek biar makin wangi. boleh banget dikasi santan, tapi enaknya santan bubuk, (aku pake tropicana slim) kalo santan instan macem kara itu rasanya terlalu kuat. 

Jangan lupa tambah daun ketumbar, huwowww enaaak banged! Kayaknya lain waktu mesti bikin bumbu tom yum sendiri nihhhh

 


sekian dulu, nanti kalo ada foto dan resep baru lagi akan kuapdet yaaa

No comments